Langsung ke konten utama

Postingan

Salah satu sisi steffan magdalinski

Tidak pantas menuliskan namanya dengan huruf kapital. Orang ini andil dalam menghapus tempat bermain para blogger yang selama ini disebut sebagai Multiply.com. Bersama para anteknya yang berasal dari Indonesia, dia mengganti situs social media terkenal itu menjadi sebuah toko online ecek-ecek yang bertujuan mengambil banyak keuntungan dari transaksi buyer dan seller. Dalam berbagai testing ternyata sistem Multiply yang baru masih sangat prematur. Sebagai fungsi toko, fungsi utama pada Manajemen Order dan Manajemen Produk masih tidak berfungsi. Apalagi pengiriman. Jika anda melakukan order sebuah CD, maka bisa jadi biaya kirim anda akan dikalikan jumlah CD. Ngeri. Protes para buyer dan seller di facebook, justru diblok dan dihapus, menunjukkan betapa mereka otoriter dan lebih suka membungkam. Saya masih ingat kejadian kasus PakdeSumitro. Menembus password adalah hal yang biasa dilakukan oleh para staff multiply. Ingkar janji secara publik juga dilakukannya.. seperti ketika berjanji par...

Bawang... oh bawang

Beberapa waktu lalu saya dengar tentang akan ada impor bawang. Saat itu para petani dari Brebes dan Tegal mulai meradang. Dengan impor bawang, tentu mereka akan segera tergerus. Bawang impor dari luar, bisa jadi bermutu seperti nasib buah-buahan China, yang asal banyak murah tapi kita tidak pernah tahu apa yang ada di dalamnya. Bawang super mahal, hasil-hasil pertanian justru impor, hanya terjadi di negeri ini dan pada masa kepemimpinan presiden kita yang sangat manja ini. Presiden yang tidak pernah bisa menerima kritik rakyat. Presiden yang ketika sadar akan tersinggung segera membuat pernyataan 'minta kasihan'. Presiden yang doktor Pertanian yang desertasinya berjudul : "Pembangunan Pertanian dan Perdesaan sebagai Upaya Mengatasi Kemisikinan dan Pengangguran : Analisis Ekonomi-Politik Kebijakan Fiskal". Presiden yang gemar dengan pencitraan. Presiden yang baru bertindak setelah ada gejolak. Presiden yang memalukan rakyatnya dengan ke-blegug-annya.. Presiden yang k...

"Penegak Hukum Jalan Raya" - Profesi IDIOT

Polisi Lalu Lintas, DLLAJR, tentunya seharusnya bertanggung jawab terhadap banyak kejadian terjadi di jalan raya. Tugas mereka tidak ringan. Diantara tugas-tugas tersebut beberapa diantaranya adalah memelihara kondisi jalan raya, menegakkan hukum jalan raya, menyediakan fasilitas-fasilitas, dan lain sebagainya. Sebentar, sebelum para idiot ingin menyangkal tulisan ini, lebih baik baca dulu Undang-Undang Lalu Lintas tahun 2009. Undang-undang itu juga digunakan untuk pihak pemerintah melalui penegak hukumnya. Lihat saja pada poin ini saja: Pasal 125 Pengemudi Kendaraan Bermotor angkutan barang wajib menggunakan jaringan jalan sesuai dengan kelas jalan yang ditentukan. Selanjutnya bisakah kita melihat ini?             Kewajiban Pemerintah           Pasal 213 (1) Pemerintah wajib mengawasi kepatuhan Pengguna Jalan     untuk menjaga      kelest...

Mengapa Bimo Lukar? Sebuah penjelasan belakangan

Sebuah penjelasan telat atas subdomain yang dipilih untuk blog saya ini? Saya pikir tak satupun terlambat. Sejujurnya pemilihan domain itu memang sekedar nama. Apalah arti sebuah nama? Namun sebenarnya dari sisi religi, nama adalah pengharapan dan harapan adalah doa. Jika kita berwisata di area Dieng dan sekitarnya, melalui pintu masuk sisi Wonosobo, maka kita akan mendapatkan pemandangan sebuah mata air sungai Serayu yang mengalir dari Wonosobo, Banjarnegara, Cilacap, Banyumas dan bermuara di Laut Selatan. Jika kita melalui Cilacap dan Banyumas, air Serayu yang sangat sangat besar penampang lintangnya, atau anda yang berarung jeram di antara Wonosobo - Banjarnegara anda melihat Serayu sebagai salah satu medan arung jeram terganas di Jawa, maka anda tidak akan percaya ketika di Dieng, anda melihat mata air Serayu dapat anda langkahi dengan kaki anda. Mata air itu mengairi banyak sawah ladang di sekitarnya dan menjadi penghidupan bagi masyarakat yang dilaluinya. Mata air Serayu...

The Unforgiven Decision

Sometimes it's the smallest decisions that can change your life forever - Keri Russel. Pertama membaca pepatah itu, kadang sedikit meremehkan.. Ah masak iya, keputusan kecil sanggup mengubah seluruh hidup? Beberapa hari lalu saya membaca sebuah cerita di sebuah posting yang membawa kembali pepatah tersebut, dan sedikit gengsi untuk mengatakan : iya, itu bisa jadi benar. Terkadang sebagai manusia, sering tidak berpikir panjang, dan mengandalkan emosional belaka. Perasaan tidak enak, perasaan takut, perasaan terlalu senang, sehingga tatkala perasaan sesaat itu muncul, ketika ditanya tentang sebuah hal yang melibat keputusan, tanpa pikir panjang langsung diberikan sebuah keputusan. Padahal keputusan itu banyak macamnya, termasuk 'keputusan beresiko'. Keputusan beresiko, jika diambil sembarangan akan membawa akibat yang fatal. Kasus yang dapat diambil pelajaran akan saya ceritakan dalam sebuah curhat ini yang saya anggap sebagai kesalahan saya, dan saya menganggap seba...

ICU

Malam itu saya masih mondar-mandir dekat ruang tunggu ICU sebuah Rumah Sakit di kota kami. Setenang-tenang menjaga keluarga yang sakit di ruang perawatan khusus memang tidak ada yang enak. Masih berpikir tentang setelah sembuh apa yang harus dilakukan agar yang sekarang sakit menjadi sehat kembali, berpikir juga tentang pekerjaan yang terbengkalai, berpikir juga biaya, dan hal-hal yang terjadi berhubungan akibat dengan adanya sakit tersebut. Sekonyong-konyong muncul sebuah tandu dorong yang sedang berisi orang sakit, masuk ke ruang ICU dengan peralatan infus dan lain sebagainya. Sepertinya seorang wanita. Tandu didorong oleh tiga orang lelaki berseragam operasi, dan dipandu seorang wanita yang juga masih menggunakan masker operasi. Tandu didorong masuk ruangan, dan seorang laki-laki bermasker tadi meminta keluarga berhenti pada batas ruangan, meminta agar keluarga tidak memasuki ruangan ICU lebih dulu. Wajah tegang dan gelisah terlihat di wajah para anggota keluarga. Ada sekit...

Bahwasanya

Bahwasanya jiwa itu tersurut Bahwasanya ilmu itu meredup Bahwasanya raga itu melemah Bahwasanya keyakinan itu bergelombang.. Bagi jiwa-jiwa yang tak berakar tangguh