Mengapa Bimo Lukar? Sebuah penjelasan belakangan

Sebuah penjelasan telat atas subdomain yang dipilih untuk blog saya ini? Saya pikir tak satupun terlambat. Sejujurnya pemilihan domain itu memang sekedar nama. Apalah arti sebuah nama? Namun sebenarnya dari sisi religi, nama adalah pengharapan dan harapan adalah doa.

Jika kita berwisata di area Dieng dan sekitarnya, melalui pintu masuk sisi Wonosobo, maka kita akan mendapatkan pemandangan sebuah mata air sungai Serayu yang mengalir dari Wonosobo, Banjarnegara, Cilacap, Banyumas dan bermuara di Laut Selatan. Jika kita melalui Cilacap dan Banyumas, air Serayu yang sangat sangat besar penampang lintangnya, atau anda yang berarung jeram di antara Wonosobo - Banjarnegara anda melihat Serayu sebagai salah satu medan arung jeram terganas di Jawa, maka anda tidak akan percaya ketika di Dieng, anda melihat mata air Serayu dapat anda langkahi dengan kaki anda. Mata air itu mengairi banyak sawah ladang di sekitarnya dan menjadi penghidupan bagi masyarakat yang dilaluinya.

Mata air Serayu itu terdapat di Dieng, Kejajar, Wonosobo, dengan nama Tuk Bimo Lukar, yang menurut arti kata adalah Bima melepas pakaian, bima dalam hal ini adalah tokoh wayang. Entah sejarahnya saya juga kurang tahu pasti. Namun sebuah harapan bahwa nama ini kelak bisa menjadi mata air bagi pembacanya. Kelak bisa memberikan apa yang diharapkan oleh pembaca, ataupun sesuatu yang berguna meski kadang tidak diharapkan pada awalnya..





Komentar