Langsung ke konten utama

Postingan

Cekok Asap.. Cerita di Tahun 1981..

Postingan terbaru

Waralaba Investasi Bodong versi +62

  Biarlah aku dianggap sombong Membuat program besar yang bisa bagi-bagi pemborong Bagiku, aku adalah kafilah berlalu meskipun rakyat menggonggong Tak peduli juga korban bencana minta tolong Biar juga aku dianggap bohong Pidato berapi-api melolong-lolong Teriak antek asing dan asong Sambil bibir nyinyir tak tertolong Biar saja temanku pada nyolong Rakyat teriak, masukin kolong Lantas sekalian rasain harga kujadikan mehong Yang penting aku dan temanku tetap berbuat serong Program hebatku gotong royong Rakyat menggotong, aku yang merongrong Toh aku tetap bersama manusia gorong-gorong..  Semua jeritan masukin saja ke tong.. Kamu tahu programku yang kosong? Yang semua orang menjerit sekonyong Seolah makan gratis berombong.. Padahal itu semua cuma investasi bodong..

St. Elmo's Fire Theme Song, dan A Woman Named Ivet

Saya buka cerita lagi ya... Mungkin ini bukan kisah cinta. Tapi cerita penyesalan, kebodohanku telah membuat seseorang mungkin patah hati...  Cerita ini, agak sedikit bergenre sama dengan ini . Sama, ini bukan fiktif. Ini nyata. Bedanya, jika di catatan sebelumnya saya belum pernah bertemu dengan orangnya, kalau Ivet ini saya bisa dikatakan dekat. Kali ini saya tidak ada gambar apapun yang bisa jadi ilustrasi asli. No. No. Kembali lagi, ini bukan kisah dunia IT saya, ataupun dunia hacking, cyber security.. No. Ini kembali cerita tentang kisah kebodohan lelaki. Untuk gambar cover, biarlah saya pasang cover lagu Theme Song St. Elmo's Fire. Mengapa? Nanti ada ceritanya. "Sabar.. sabar... saya bisa jelaskan" Pertemuan Kembali Sekitar 2004/2005. Kembali saya berkomunikasi dengan teman lama yang tadinya adalah teman kampus, justru kami akrab di tahun 2004 an ini di dunia maya, setelah kami pada lulus. Ketemu kembali pun di internet. Kalau tidak salah lho, saya ikut milis anak...

Memulai Lari Lagi

Lari dan Sejarah dalam Keluarga Kami Keluarga kami memiliki sejarah dengan kegiatan satu ini : lari. Almarhum bapak saya, adalah seorang pejuang angkatan 45, yang memiliki riwayat perang gerilya dan Long March. Beliau suka dengan jalan jauh dan lintas alam. Lari pagi selalu dilakukannya dua hari sekali. Saking hobinya lari dan jalan kaki, di manapun bapak selalu ingin jalan kaki dan lari.  Bahkan, empat hari menjelang meninggalnya, atau dua hari sebelum bapak masuk Rumah Sakit ICU untuk pertama kalinya, bapak masih berjalan kaki mengurus semua aset perbankan bapak muter ke seluruh bank-bank yang bapak masih ada urusan di sana, dengan berjalan kaki. Kemudian, beliau datang ke salah satu kyai yang bapak pernah punya masalah dengannya. Bapak membuat rekonsiliasi, minta maaf atas segala perilaku, juga datang berjalan kaki. Pak kyai bilang "Bapak njenengan jalan ke sini dengan gagah sekali, saya takut beliau mau ngapa-ngapain saya, dan saya heran, bapak meminta maaf atas segala tindaka...

Bocah Bajang penghuni Terowongan Sungai

Boleh ya, saya cerita horor lagi. Meski saya memang ndak suka pikiran saya berisi hal-hal yang tak masuk akal. Saya yakin, semua ada penjelasan ilmiahnya, cuma kita yang belum sampai saja. Saya pernah cerita tentang horor itu di  https://bimosaurus.wordpress.com/2014/05/18/sebuah-cerita-dari-bukit-seduplak-roto/ dan ini  https://bimosaurus.wordpress.com/2014/02/21/lampor-sindoro/ . Cerita ini adalah di kampung saya, di Wonosobo. Rumah orang tua yang damai. Dulu rumah itu membelakangi sungai dan jalan raya (jalan Bismo). Untuk ke depan rumah harus lewat kampung dulu. Bapak akhirnya mengubah rumah dengan cara menutup sungai dengan membangun terowongan, dan menghadapkan rumah ke jalan Bismo itu. Pembangunan terowongan itu tidak berlangsung lancar. Bapak mulai membangun terowongan itu saat saya masih kelas 5 SD. Terowongan itu di atasnya ditimbun tanah hingga rata dengan jalan. Kemudian bapak baru sempat merenovasi rumah itu setelah saya SMA.  Saat timbunan tanah terowongan...

Simpanan Gambar, dan Pesan Untuk Masa Depan

Gambar ini saya ambi di bulan Juli 2018, di pesawahan jalan Kronggahan, Sleman, DIY. Tepatnya di seberang kantor Stasiun Pemantauan Cuaca BMKG. Saya membatin, apakah 10 tahun ke depan pemandangan senja ini bisa didapatkan generasi setelah saya? Tak butuh 10 tahun. Pemerintah lebih suka melebarkan jalan, mengalahkan sebagian sawah, agar dapat membuang arus lalu lintas yang padat daerah Denggung. Namun tetap saja, Denggung macet, jalan Kronggahan juga macet. Sawah kalah, dibanguni kafe dan perumahan/pemukiman yang mulai ada. Tidak hanya tempat ini tentunya. Banyak tempat lain yang bakal hilang.  Kelak saya akan post lagi kisah seperti ini. Agar anak cucu tahu, dulu mudah sekali dapat tempat dan pemandangan semewah ini. Atau entah mungkin anak cucu lebih suka pemandangan kemacetan atau hingar bingar...

Adrenalize, dan Sebuah Memory Keterbuangan..

  Adrenalize . Begitu nama albumnya. Dimainkan oleh sebuah group rock band asal Inggris : Def Leppard . Tentang detail group dan album ini, dapat dibaca pada wikipedia atau situs resminya . Def Leppard yang saat itu terdiri dari Rick Savage, Joe Elliot, Rick Allen, Phil Collen.. Vivian Campbell masuk belakangan untuk menggantikan Steve Clark yang meninggal karena kencanduan obat terlarang. Ya, seperti group rock masa lalu pada umumnya laah.. Adrenalize dirilis pada Maret 1992. (Kenangan yang indah. ihik ihik ihik) Adrenalize, bagi Def Leppard adalah sebuah kebangkitan. Steve Clark, lead guitar sebelumnya, meninggal saat pembuatan album Adrenalize ini. Sementara Rick Allen, sebagai drummer harus kehilangan lengan kirinya, karena kecelakaan mobil, yang juga konon karena mabuk. Saat itu, mereka harus juga ditinggalkan produser mereka, Mutt, yang saat itu sedang sibuk bersama Bryan Adams. Asalkan kita tahu saja, album sebelumnya, Hysteria, yang memang salah satu album besar juga, telah...